PENDAR FOUNDATION

Posted on Updated on

PENDAR FOUNDATION LOGO.jpgPendar merupakan pemberian nama dari supervisor komunitas yaitu bapak Adde Marup Wirasenjaya yang merupakan direktur research center HI UMY. Pendar diibaratkan sebagai cahaya yang mampu menerangi sekitar.

Filosofi Logo

            Logo pendar menyerupai tanaman yang sedang tumbuh sesuai dengan visi pendar foundation yaitu tumbuh dan berkembang bersama dengan kepekaan dan hasrat akan perubahan social. Warna hijau juga melambangkan warna semangat, terang dan teduh seperti semangat perubahan yang akan dibawa oleh pendar foundation.Gradasi dan ilustrasi orang memiliki arti bahwa semua pengurus pendar dapat terus berkembang dan memberikan manfaat kepada orang lain. Bentuk tanaman di sebelah kiri merupakan ilustrasi huruf P sementara di sebelah kanan ilustrasi huruf F yang merupakan singkatan Pendar Foundation.

Harapan

            Pendar diharapkan mampu semakin memberikan impact kepada masyarakat khususnya di pedesaan orang-orang yang memerlukan uluran tangan, baik segi pendidikan, social ataupun ekonomi. Semoga pula pendar dapat menjadi wadah bagi generasi muda yang memiliki jiwa social dan haus akan perubahan yang lebih baik sesuai dengan statement pendar “ make a different for society. “

BABE 2nd ANNIVERSARY

Posted on

Babe Berbagi merupakan salah satu komunitas di Jogja yang berkonsentrasi pada kegiatan social dan pendidikan. Tepat pada Senin, 15 Mei 2017 komunitas Babe Berbagi merayakan hari jadi komunitas yang genap berusia 2 tahun. Kegiatan social yang dilakukan biasanya berupa berbagi nasi, berbagi sarung sedangkan kegiatan pendidikan berupa mengajar anak-anak Bahasa Inggris melalui Sekolah Babe.

Perayaan ulangtahun babe dilaksanakan di Sekolah Babe bersama kakak-kakak volunteer, anak-anak babe, dan member babe. Perayaan dimulai dengan sambutan dari co-founder babe, kak Icha. Acara dilanjutkan dengan tiup lilin serta menuliskan wish di kertas lipat yang selanjutnya dimasukkan ke dalam botol bekas. Acara ditutup dengan penerbangan botol yang berisi wish dengan balon.

Ulangtahun babe dirayakan dengan sederhana. Selain merayakan hari jadi, babe melaunching nama baru bagi komunitas. Nama babe dirubah menjadi Pendar Foundation. Perubahan tersebut dilakukan dalam rangka menguatkan nama komunitas dan memberikan branding bagi komunitas. Selain itu, alasan lain perubahan nama komunitas adalah banyak orang yang mengira babe bukanlah komunitas melainkan berita dan tempat pengumpulan barang bekas.

Harapan utama dengan perubahan nama babe menjadi pendar foundation adalah komunitas ini mampu merangkul berbagi kalangan. Team yang terbentuk dalam pendar foundation juga diharapkan mampu bekerja lebih keras dan lebih solid. Anak-anak dan volunteer bertambah dan lebih bersemangat seperti nyala api pendar.

Training Batch 5

Posted on

Perjalanan Babe kembali berlanjut.

Kali ini perjalanan dimulai pada open recruitment volunteer batch 5. Oprec ini dilakukan dalam rangka sebagai tim pengajar untuk mengajar bahasa inggris di Desa Bibis, Sekolah Babe.

Proses seleksi cukup ketat dilakukan untuk mendapatkan teman-teman volunteer yang benar-benar siap untuk berbagi.

Setelah tahap seleksi dan wawancara akhirnya dilakukan training. Tujuan utama dari training ini adalah untuk menyiapkan para volunteer di dalam mengajar anak-anak serta memperkenalkan karakter anak-anak yang ada di Sekolah Babe serta rules yang diterapkan Babe terhadap volunteer.

Training Volunteer Batch 5 dilaksanakan pada hari Minggu, 19 Februari 2017. Training dilaksanakan di Padepokan ASA yang bertempat di daerah Wedomartani. Training kali ini juga mengundang salah satu teman komunitas yang juga bergerak di bidang pendidikan yakni Melodicare.

Melodicare merupakan komunitas yang juga bergerak di bidang pendidikan melainkan terkhusus pada anak-anak special, seperti autis, down syndrome dan lain sebagainya.

Selain bertukar pendapat dengan teman-teman dari Melodicare, volunteer vatch 5 juga diajak untuk berembug mengenai sistem pengajaran yang dipandu oleh Lala. Sistem pengajaran dimulai dari perkenalan daerah Sekolah Babe yakni Desa Bibis, perkenalan masing-masing anak, pembagian tema mengajar dan tentu saja rules bagi volunteer yang harus ditanda-tangan sebagai persetujuan.

Training Batch 5 berjalan dengan lancar walaupun sempat terusik oleh hujan lebat.

” selamat datang kakak-kakak! “

IMG_1816.JPG

BaBe (?)

Posted on Updated on

Halo!

Pada tulisan kali ini akan diceritakan apa itu Babe.

Babe merupakan singkatan dari Barang Bekas. Awal bulan Mei, tepatnya pada tanggal 5 tahun 2015 Babe dibentuk oleh dua orang yakni Fadhil dan Icha.

Pada awalnya Babe berasal dari kegemaran Fadhil dan Icha yakni berdagang, sebenarnya hanya untuk konsumsi pribadi. Namun, seiring berjalannya waktu mereka merasa mengapa kegiatan tersebut tidak diubah menjadi kegiatan yang lebih positif. Akhirnya, kegemerana berdagang diubah menjadi kegiatan menjual barang bekas yang berhasil mereka kumpulkan dari teman-teman kuliah dan lain sebagainya, kemudian dijual dan hasil penjualan didonasikan kepada mereka yang lebih membutuhkan. Kegiatan tersebut berjalan selama kurang lebih setengah tahun dan diberi nama Senyum Babe.

Kegiatan tersebut berlanjut sampai kepada titik dimana Fadhil merasa harus adanya impact lain. Akhirnya, diputuskanlah jalur pendidikan, terkhusus bahasa inggris. Bahasa inggris merupakan bahasa yang asing bagi banyak kalangan, khususnya menengah ke bawah, selain itu berkaca pula kepada pengalaman Fadhil yang tidak mampu menguasai bahasa inggris dengan baik dari kecil hingga SMA. Kegiatan di jalur pendidikan tersebut diberi nama Sekolah Babe.

Mengapa Sekolah Babe berada di Desa Bibis? Mengapa bukan di perkotaan?

Pertanyaan di atas merupakan pertanyaan klasik yang banyak diajukan banyak orang. Alasannya adalah terdapat pada mengapa sekolah ini dibangun. Sekolah ini dibangun untuk mengedukasi banyak kalangan terkhusus menengah ke bawah. Dipilihnya Desa Bibis sebagai tempat Sekolah Babe adalah karena masih terbelakangnya pengetahuan anak-anak di desa tersebut mengenenai pendidikan karakter dan bahasa asing. Alasan lain yakni berasal dari pengalaman Fadhil yang melihat fenomena KKN di kampusnya, mahasiswa dan mahasiswi di kampusnya memilih untuk mengedukasi orang-orang yang jauh diujung padahal masih banyak orang-orang terdekat yang perlu untuk diedukasi. Berdasarkan kedua alasan itulah Desa Bibis dipilih.

Perjalanan Babe masih cukup panjang. Maka dari itu diperlukan usaha lebih untuk membesarkan organisasi ini, tekad yang kuat ini menjadi alasan mengapa akhirnya Fadhil dan Icha bersama satu teman lain yakni Ibar semakin giat mendirikan Babe. Inovasi dilakukan dengan mebuka oprec bagi volunteer yang ingin turut berbagi bersama anak-anak di Desa Bibis. Banyak kegiatan yang telah Babe lakukan, salah satunya adalah kegiatan untuk menjual barang-barang bekas yang berasal dari donasi. Hasil penjualan barang bekas tersebutlah yang digunakan sebagai modal untuk menjalankan Senyum dan Sekolah Babe. Kegiatan tersebut diberi nama Usaha Babe.

Jadi, begitulah Babe dengan tiga kegiatan utama Senyum Babe, Sekolah Babe dan Usaha Babe.

” mari berbagi walaupun dalam keterbatasan. “

BaBe Menanam

Posted on Updated on

Selamat tahun baru 2017!

8 Januari 2017 bertepat pada hari Minggu, BaBe membuka awal tahun dengan kegiatan positif namun tetap mengedukasi. Kegiatan ini dinamakan dengan BaBe Menanam.

BaBe Menanam dilaksanakan di Desa Bibis, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul. Anak-anak yang datang cukup lumayan didampingi dengan kakak-kakak panitita. Acara dimulai pukul 10.00 sampai 12.00 WIB.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan mengajarkan kepada anak-anak mengenai cara menanam yang baik serta menghargai lingkungan. Acara dibuka oleh kak Arin dengan doa pembuka kemudian dilanjutkan kak Ibar yang menjelaskan kepada anak-anak mengenai cara menanam yang baik dan manfaat dari menanam. Selanjutnya, penyampaian tambahan materi mengenai pupuk, media tanam dan penjelasan kegiatan oleh kak Fadhil. Tahap pertama yang dilakukan adalah anak-anak menyiapkan botol bekas sebagai tempat media tanam (tanah, pupuk dan bibit), kemudian setelah menata tanah, pupuk dan bibit pada botol bekas anak-anak diminta menghias botol bekas sesuai dengan kreasi masing-masing. Anak-anak sangat antusias menanam bibit yang dibagikan serta menuangkan kreasinya di dalam menghias botol bekas. Bibit yang dibagikan adalah bibit cabai. Setelah semua selesai, dibagikan penghargaan untuk anak terbaik dan terkreatif. Pengumuman penghargaan merupakan penutup dari acara BaBe Menanam, doa penutup kembali dipimpin oleh kak Arin.

 

Dokumentasi kegiatan BaBe Menanam:

Pembukaan Acara BaBe Menanam oleh kak Arin

IMG_0937.JPG

Penyampaian materi menanam oleh kak Ibar

IMG_0938.JPG

Penyampaian materi media tanam oleh kak Fadhil

IMG_0960.JPG

Keseruan BaBe Menanam

IMG_0965.JPG

 

IMG_0974.JPG

 

IMG_0989.JPG

Kreasi anak-anak dalam menghias botol bekas sebagai media tanam

IMG_0985.JPG

 

IMG_0998.JPG

 

IMG_0987.JPG

Pembagian hadiah

IMG_1008.JPG

 

IMG_1009.JPG

 

Sekian acara BaBe Menanam, sampai jumpa di acara berikutnya!

IMG_1003.JPG

 

 

 

 

 

BaBe Berbagi Sehat

Posted on Updated on

Halo sobat? Ketemu lagi dengan BaBe Berbagi.

Minggu (27/11/2016), BaBe Berbagi kembali mengadakan kegiatan, yakni “Berbagi Sehat”.

    Berbagi sehat adalah acara tentang sosialisasi kesehatan kepada warga desa. Kegiatan ini dilaksanakan di kediaman Bapak Samadi, Desa Bibis, Bangunjiwo, Kasihan, Kabupaten Bantul. Acara ini terdiri dari sosialisasi gosok gigi dan cuci tangan dengan peserta anak-anak, sedangkan untuk pemeriksaan tekanan darah dan gigi pesertanya adalah orang dewasa. Acara dimulai pukul 09.00 sampai 12.00. Jumlah peserta yang ikut dalam Berbagi Sehat ini berjumlah 35, terdiri dari 10 anak-anak dan 25 orang dewasa.

         Panitia dari Berbagi Sehat berjumlah 13 orang, dan dibantu volunteer mahasiswa Co-Ass dari FKG UGM serta dari Volunteer Doctors Yogyakarta. Kedua volunteer tersebut, mahasiswa Co-Ass FKG UGM dan Volunteer Doctors Yogyakarta masing-masing berjumlah 6 orang. Pemeriksaan gigi dilakukan oleh mahasiswa Co-Ass FKG UGM, sedangkan untuk pemeriksaan tekanan darah dan sosialisasi cuci tangan serta cara sikat gigi yang benar dilakukan oleh Volunteer Doctors Yogyakarta. BaBe Berbagi berharap acara seperti ini dapat berjalan rutin,  mampu memberikan manfaat bagi para warga serta mempererat hubungan antara warga dengan komunitas BaBe Berbagi.

Yuk kita intip berbagai keseruan kegiatan Berbagi Sehat :

Pembukaan acara oleh Pak RT dan Kak Fadhil selaku ketua panitia

img_0553

Penyuluhan cara menyikat gigi yang baik dan benar bersama kakak dari Volunteer Doctors Yogyakarta

img_0583

”Ayo adik-adik diperiksa dulu ya giginya…..aaaaaaa”

img_0619

img_0623

Waktunya praktek sikat gigi dan cuci tangan yeeeee

img_0636

img_0639

Sementara itu, bapak-bapak dan ibu-ibu sedang periksa tensi darah disertai konsultasi

_mg_0012

img_0602

img_0655 img_0628

 

Terima Kasih kakak-kakak Volunteer Sekolah BaBe, Co-Ass FKG UGM, Volunteer Doctors dan segala pihak yang ikut menyukseskan acara ini..Sampai Jumpa di acara selanjutnya

img_0694

Farewell volunteer batch 4th

Posted on Updated on

senin, 7 november 2016 langit cerah di desa Bibis dengan hangat menemani kelas hari ini, dan kelas hari itu berbeda dengan sebelum nya, hari senin tepatnya 7 november 2016 tepatnya menjadi kelas terakhir bagi kakak-kakak volunteer sekolah BaBe batch 4, dan hari itu juga, kakak-kakak volunteer menyiapkan farewell terbaik mereka bagi adek-adek sekolah BaBe.

pada farewell kali ini, kakak-kakak volunteer membuat kegiatan outbond dengan membagi adek-adek sekolah babe menjadi 3 kelompok dan membuat 3 pos dimana setiap pos akan dijaga oleh kakak-kakak volunteer untuk menanyakan materi-materi yang telah dipelajari selama sekolah babe dengan cara yang asyik dan menarik

ediiiit-1

ediiiit-2

ediiiit-3

ediiiit-4

terima kasih kakak-kakak volunteer sekolah BaBe sudah dua bulan ini telah bersama mengajar dan belajar dengan adek-adek sekolah BaBe 🙂

dsc05341